Kamis, 21 Juli 2011

Wisata Bahari Laut Banda - WartaNews.com

Wisata Bahari Laut Banda WartaNews-Jakarta - Lokasi taman laut  Banda terletak di antara gugusan pulau Neira, pulau Gunung Api, pulau Ai, pulau Sjahrir dan pulau Hatta yang terletak di kabupaten Maluku Tengah, merupakan salah satu taman laut terindah di dunia.

Untuk menuju lokasi tersebut, dapat ditempuh dengan menumpang kapal feri dari kota  Ambon selama satu malam. Musim kunjungan sebaiknya dilakukan pada musim teduh (musim laut tidak berombak) pada bulan Maret, April, Mei, September, Oktober dan Nopember.

Kegiatan wisata bahari di perairan Banda beraneka ragam, seperti melihat taman laut dari  atas perahu, menyelam, memancing ikan tuna dan cakalang, melihat ikan paus, lumba-lumba, burung laut dan menyaksikan Arombai Manggurebe (Lomba Belang atau balap perahu).

Para wisatawan dapat mencoba sendiri  menggunakan alat pancing untuk menangkap ikan tuna dan cakalang. Taman laut Banda juga memiliki  350 spesies biota laut, termasuk berbagai jenis kerang purba yang saat ini hampir punah. Keindahan taman laut yang di dalamnya terdapat berbagai macam  ikan, akan semakin memanjakan para penyelam.        

Jasa pelayanan guide dapat membantu wisatawan untuk menggunakan alat pancing, sekaligus menjelaskan proses penangkapan ikan cakalang yang dilakukan oleh nelayan.   
      
Di Pulau Banda terdapat banyak toko yang menjual berbagai souvenir, seperti miniatur kapal dalam botol, anyaman bambu alat memetik pala dan benda-benda replika peninggalan Belanda dan Portugis. Terdapat pula beberapa guest house yang disewakan untuk menginap.

Indahnya proses penangkapan ikan cakalang dan indahnya puluhan burung laut berebut makanan dengan ikan tuna, mengingatkan kita pada indahnya gerombolan burung merpati di taman kota Paris. Bersamaan dengan acara pancing, wisatawan juga dapat menikmati keindahan ikan paus dan lumba-lumba yang jinak serta burung laut yang berenang dan terbang dekat dengan wisatawan.

Wisata bahari juga dapat dinikmati oleh wisatawan dari pesisir pantai ketika dilakukan acara timba uli yang bisa disaksikan setiap tahun dua kali yaitu pada bulan Maret dan April pada menjelang malam bulan 15 hari (dilangit) pukul 17.00 sampai dengan 20.00 WIT. Timba uli adalah “pesta laut” masyarakat Banda untuk menangkap hewan laut sejenis ulat laut berwarna hijau yang panjang (menyerupai benang) dan berbulu. Pada acara ini, berhamburan masyarakat Banda ke pantai, laki dan perempuan, tua dan muda,

Dengan membawa alat tangkapan uli menyerupai serok terbuat dari kain halus dan berbagai jenis lampu, menunggu keluarnya uli dari dasar pantai pesisir laut kemudian ditangkap. Hasil tangkapan uli kemudian dimasak dengan bumbu khusus kemudian menjadi sajian khas,lezat dan bergisi tinggi yang dimakan dengan sagu atau singkong rebus. (*/dar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut

KONTES SEO TOP 1 OLI SINTETIK MOBIL-MOTOR INDONESIA BERHADIAH TOTAL RP. 35.000.000,- | Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet