Selasa, 05 Juni 2012

HAMPARANPERAK PUSAT BUDIDAYA KEPITING, BAHARI DAN ...

MEDAN (Waspada): Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho mengungkapkan, bekas pertambakan udang di kawasan Hamparanperak,Deliserdang, potensial dikembangkan sebagai pusat budidaya kepiting dan pusat wisata bahari dan kuliner.

Hal tersebut dikatakan Gatot saat membuka acara Gebyar Pekan Tamasya Kepiting dan River Party Celebration 2012, di Hamparanperak, Minggu (3/6).

Hadir , Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provsu Djaili Azwar, anggota DPR RI DR Khairuman Harahap, anggota DPRD Sumut Syafrida Fitri, Ny Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, Camat Hamparanperak Faisal Arif Nasution dan unsur Muspika.

“Hamparanperak dahulu adalah hamparan tambak udang dengan nilai produksi yang tinggi. Namun dengan perkembangan yang terjadi, budidaya udang mulai ditinggalkan di antaranya karena udang rentan dengan penyakit. Banyak petambak yang kemudian mengalihfungsikan menjadi budidaya kepiting,” ungkap Gatot.

Menurutnya, peralihan jenis budidaya menjadi kepiting adalah solusi cerdas, karena kepiting relatif lebih tahan penyakit. Untuk itu, Gatot berharap Hamparanperak yang memiliki areal tambak seluas 195 Ha dapat dikembangkan sebagai kawasan budidaya kepiting yang lebih efektif.

Melalui kegiatan Gebyar Pekan Tamasya Kepiting tersebut kiranya dapat menjadi momentum untuk merevitalisasi perikanan budidaya di Hamparanperak.

“Dulu produksi udang dari wilayah ini sudah menembus pasar ekspor. Karenanya saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum kesadaran kolektif untuk menjadikan Hamparanperak sebagai kawasan budidaya perikanan khususnya kepiting,” terang Gatot.

Gatot mengatakan, dengan dikembangkannya sebagai pusat budidaya kepiting, kawasan pesisir tersebut juga potensial berkembang sebagai wisata bahari dan kuliner.

Dengan demikian, akan muncul kegiatan ekonomi produktif dan kreatif yang berbasis potensi asli daerah. Untuk itu Gatot meminta Pemerintah Deliserdang melalui SKPD terkait, juga Dinas Perikanan dan Kelautan Provsu dapat mendorong pengembangan potensi tersebut.

Sementara itu, Camat Hamparanperak Faisal Arif Nasution mengungkapkan, Hamparanperak dengan luas wilayah 26.300 Ha adalah kecamatan terluas di Deliserdang. Hampir sebagian besar wilayahnya yakni 10.600 Ha merupakan areal PTPN II. Kawasan pertambakan seluas 195 Ha, semakin berkurang dan tidak produktif lagi serta banyak yang berubah menjadi kebun dan perikanan darat.

Pekan Tamasya Kepiting dimeriahkan dengan berbagai acara yaitu lomba lagu Melayu dua dimensi, lomba dayung sampan tradisional, lomba ikat kepiting, lomba melukis pemandangan, cerdas cermat dan trup gembira.

Pada pembukaan kemarin, dilakukan pelelangan dan peluncuran perdana Kamus Melayu Pesisir Hamparanperak ditulis A. Mira dkk. Penerbitan kamus berisi kumpulan kosakata Melayu yang sudah langka tersebut berangkat dari kekhawatiran punahnya kosakata dimaksud.(m28)
sumber: http://waspadamedan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut

KONTES SEO TOP 1 OLI SINTETIK MOBIL-MOTOR INDONESIA BERHADIAH TOTAL RP. 35.000.000,- | Peluang Bisnis Online Tanpa Ribet